queen-ing, washing then blogging

Friday, June 2, 2017

Jangan Liburan ke Jepang Kalau Belum Tahu 6 Hal Ini!

Shutterstock

Aloha!
Emak blogger yang satu ini mulai haus piknik. Dari kemaren posting jalan-jalan, piknik mulu. Hahaha.

Ngomong-ngomong tentang travel keluar negri, Jepang jadi salah satu list tujuan saya setelah Maldives dan China XD.
Kenapa?
Ya karena di Jepang ada Sailor Moon dan Benteng Takeshi.
Krik...krik...
Hahahaha.

Yang namanya jalan-jalan ke negri orang, tetep dong harus tau adat istiadat negara tersebut. Jangan sampe dibilang turis songong.
Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Peribahasa ini harus selalu diingat dan dilakukan setiap kali kita pergi liburan kemana pun itu.

Udah jadi rahasia umum kan kalau di negeri sakura itu sangat menjunjung tinggi yang namanya tata krama dan sopan santun. Kata Siapa?
Gugel dong ah sebelum travelling, caritau ga cuma biaya dan akomodasinya :D

Ternyata, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum pergi liburan ke Jepang. Udah tau blom? Simak yuk apa saja itu dan jangan liburan ke Jepang dulu kalau belum tahu hal berikut ini!

1. Bereskan meja di restoran cepat saji

Tidak seperti di Indonesia di mana kita bisa meninggalkan bekas makan kita begitu saja di meja. Di Jepang, jangan harap bisa berbuat demikian.

Kalau meninggalkan bekas dan sisa makanan begitu saja di meja, siap-siap untuk menanggung malu dan membawa nama buruk negara kita.

Di restoran cepat saji di Jepang, tidak ada yang namanya pelayan yang membersihkan meja bekas makan seperti halnya yang sering kita lihat di Indonesia. Setelah makan kita perlu untuk membereskan dan membuang semua sampah bekas makan kita ke dalam tempat sampah sendiri.

Ya, kita harus melakukan itu semua sendiri alias self service di tempat yang sudah disediakan. Kecuali di restoran besar yang memang menyediakan pelayanan di meja untuk mengantar dan membersihkan meja.

Perlu dimaklumi karena pelayan yang bekerja di restoran cepat saji di Jepang hanya bertugas di sekitaran dapur dan juga melayani pemesanan, bukan untuk membersihkan meja makan.

Nah, kalau kamu ke Jepang besok. Ingat selalu untuk buang bekas makanan kamu dan tinggalkan meja dalam keadaan semula, ya.

2. Untuk pria cukup dimaklumi makan berbunyi

Kamu juga perlu tahu budaya yang satu ini. Di Jepang, saat makan mi, sup, atau sajian lain yang berkuah, menyantap sambil mengeluarkan bunyi “slurp” adalah hal yang wajar kalau dilakukan oleh pria. CATET, PRIA.

Bahkan, beberapa menganggapnya sebagai sebuah bentuk kepuasan dan kenikmatan kala menyantap makanan tersebut. Tandanya juga dia menikmati apa yang sedang dimakannya. Dan itu bisa jadi sebuah complimentary atau pujian bagi yang memasak masakan tersebut.

Makan dengan berbunyi memang terlihat tidak sopan bagi sebagian orang dan dirasa cukup mengganggu. Yaa.. kembali lagi ke pribadi masing-masing.

Tapi kalau memang kamu mau cari aman ya makan dengan tenang dan cukup katakan kalau masakannya nikmat melalui tutur kata dan ekspresi.

Itulah mengapa kalo difilm kartun Jepang over expresif ya mengungkapkan kenikmatan suatu makanan. Hahahah.

3. Untuk perempuan usahakan makan dengan tenang

Lain halnya dengan perempuan. Jangan sampai kamu mengeluarkan suara saat menyeruput sup ataupun mi. Memang, di Jepang banyak tata krama yang harus dituruti oleh para perempuan.

Ya, beda tipis lah dengan Indonesia dan kebanyakan negara Asia lainnya. Usahakan selama aktivitas makan, kamu menyantap makanan dengan tenang dan tanpa mengeluarkan suara yang bisa membuat kamu dianggap tidak sopan.

4. Jangan menancapkan sumpit pada nasi

Saya sering nih. Soalnya dimana lagi tempat yang aman untuk naro sumpit selain ditancepin ke nasi? Ga bakalan gelinding kan? XD

Ini juga penting. Pernah melihat sebuah mangkuk dengan persembahan atau hio yang ditancapkan pada abu di dalam mangkuk tersebut?

Nah, itulah asal muasal mengapa menancapkan sumpit secara vertikal pada nasi di dalam mangkuk adalah sebuah hal yang tabu.

5. Jangan mengambil makanan dari sumpit ke sumpit

Aturan atau tata krama yang satu ini juga berhubungan dengan aturan sebelumnya. Kalau tadi kita membahas soal sumpit yang ditancapkan ke dalam nasi di mangkuk, kali ini larangannya adalah mengambil makanan yang diberikan oleh seseorang menggunakan sumpit disambut juga dengan sumpit yang kamu pegang.

Mengapa dilarang? Karena jika melakukan itu sama dengan prosesi pengambilan tulang sisa jasad yang dikremasi.

Dalam prosesi tersebut, sisa-sisa tulang yang berada di antara abu kremasi akan dipindahkan dan dioper dari satu sumpit ke sumpit yang lain ke tempat penyimpanan tulang tersebut.

O EMJI, dalem ya filsafahnya.

6. Jangan berisik, apalagi di dalam ruang publik

Di Jepang, menganut budaya untuk tetap tenang di dalam ruangan publik. Jika berisik akan sangat diaanggap mengganggu dan tidak sopan.

Seperti misalnya mengobrol di dalam lift, atau juga mengobrol di dalam transportasi publik. Boleh saja sih berbicara sesuatu dengan teman yang berada di samping kamu atau pun sekadar mengangkat telepon, hanya saja usahakan untuk menggunakan suara yang amat pelan hingga tidak mengganggu orang lain.

Di negeri sakura itu juga bisa terlihat kalau interaksi antar satu orang ke orang yang lain di ruang publik tidak terlalu banyak terjadi. Jadi di sana benar-benar menghargai yang namanya privasi antar satu sama lain.

Nahhh...Itulah tadi enam hal yang harus diperhatikan dan diketahui sebelum liburan ke Jepang. Kalau sudah tahu berarti sudah siap kan ke Jepang? Berarti sekarang tinggal cari tiket termurah ke Jepang dan juga cari hotel murah di www.reservasi.com.
10 comments on "Jangan Liburan ke Jepang Kalau Belum Tahu 6 Hal Ini!"
  1. Ribet juga ya ternyata di sana, terlalu banyak norma-norma

    ReplyDelete
  2. kepingin bisa liburan kejepang bareng keluarga

    ReplyDelete
  3. pantangan tentang sumpit itu baru ternyata berasal dari tradisi upacara di sana ya..
    lalu di mana sebaiknya taruh sumpit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayanya sih diluar mangkok, disebelah mangkoknya. Kayanyaa

      Delete
  4. pengen kesana buat borong stationary rasanya -_-

    ReplyDelete

Terimakasih kunjungannya. Komennya dimoderasi. Semua komen saya baca Dan akan segera saya kunjungi balik :)