queen-ing, washing then blogging

Saturday, May 25, 2019

Kaos Polos Berkualitas Tuh Yang Seperti Ini!


Aloha!

Apakabar semuanya?
Udah lama ga update, ga terasa udah mau lebaran aja ya gaes. 
Gimana? THR udah turun? Udah belanja baju lebaran blom? 

Ngomong-ngomong tentang baju lebaran, selain busana muslim berupa gamis dan baju koko, ternyata kaos tetap diminati sebagai busana di hari raya. 
Masa sih? Iyo ih.

Bapak, ibu mungkin masihlah ya pake baju dinas berupa gamis dan baju koko. Coba liat anak-anaknya, tetep dong kaos dengan berbagai variasi sablon jadi pilihan fashion anak muda. 

Baca juga : Kaos Kekinian Ya Kaos Custom Design Sendiri

Kalo saya kebayangnya, hari H lebaran tuh cerah tapi panas terik. Jarang banget lebaran lalu hujan sepanjang hari. Lagian juga kan ga semua rumah sanak saudara yang kita kunjungi ber AC sedingin di pegunungan swiss, teteplah kaos polos yang nyaman tetep jadi pilihan fashion di hari lebaran. 
Eh bener, saya aja gitu. Saya selalu bawa kaos ganti untuk suami di hari H. Anak-anak pasti kudu wajib dibawain kaos ganti. 

Baca juga : Solusi Gaya Ga Pasaran? Sablon Kaos Satuan Dong

Tapi, kaos polos yang gimana sih yang berkualitas dan nyaman ? Ya gampang sih, tinggal tanya langsung ke penjual kaos polosnya, via face to face atau via chat di ecommerce atau via japri kalo udah sohib banget sama penjual kaos polosnya. 

Kalo mau mendalaminya sendiri juga gampang kok. 
Boleh disontek berdasarkan pengalaman saya sebagai pemakai maupun penguji QC kaos. 


1. Kaos Polos dengan bahan yang menyerap keringat.

Kaos yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat adalah pilihan terbaik bagi orang yang tinggal di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Cuaca panas, suhu udara yang tinggi dan sinar matahari yang terik membuat kita mudah berkeringat. Oleh karena itu, menggunakan pakaian, seperti kaos, yang mudah menyerap keringat menjadi pilihan terbaik. Bahan kaos seperti ini biasanya terasa ringan dan mampu memberikan rasa sejuk saat dipakai. 
Untuk komposisi seratnya (fiber content), saya merekomendasikan Katun (Cotton) atau Rayon (Viscose). Boleh juga campuran katun atau campuran rayon, yang penting katun/rayonnya lebih dominan. Selain bisa dilihat dari labelnya, serat ini mudah dikenali dengan handfeel yang halus dan mudah kusut. Rayon memberikan impresi seperti "dingin karena lembab".

Untuk jenis rajutannya (knitted type), saya merekomendasikan jersey, interlock, rib. A big no : PIQUE (atau yang dikenal LACOSTE). Konstruksi rajut ini banyak dijumpai di POLO SHIRT.
Pengalaman saya selalu buruk dengan pique ini, konstruksinya yang rapat dan rumit seperti menyimpan keringat lebih lama dan lebih rapat dibandingkan konstruksi lainnya, sehingga lebih panas di badan. 


2. Kaos polos dengan pewarna yang baik.

Pernah ngerasa kaos polos kok murah banget, warnanya santer mentereng. Eh tapi pas dipake, berasa panas banget? Ternyata bukan pewarna tekstil yang dipakai, tapi pewarna dinding :|. Yang kaya gini, adaaaaa.

Kaos polos berkualitas memakai pewarna pakaian yang baik tidak akan mudah kusam atau luntur saat dicuci. Mencirikannya gimana? Ya dicuci sebelum pakai, gaes. Kaos dengan bahan pewarna yang baik akan tetap tampak cerah meski telah dicuci berkali-kali dan digunakan dalam waktu yang lama. 

Warna yang rentan luntur adalah : warna biru tua, merah tua, coklat tua, hijau tua, orange, hitam. Kebanyakan sih warna yang 'deep'. Pastikan kalau mencuci, dikelompokkan berdasarkan warna ya dan gunakan hanya air dingin untuk mencegah penyusutan/pemuluran (melar). 


3. Kaos polos yang tidak mudah melar

Kalo ini hanya Tuhan dan pembuat kain yang tau, batch mana yang stabil sehingga tidak berubah setelah dicuci/disetrika.
Lalu?

Tapi kita bisa mencirikannya saat membeli dengan melihat jahitan tepi/pinggir yang melintang vertikal dari ketiak sampai ke pinggang di kedua sisi. Apakah tepat atau bergeser (SKEWNESS) ke arah badan depan/belakang?

Kalau jahitan hanya bergeser sedikit, masih okelah. Tapi kalau jahitan tepi sudah bergeser hampir 1 panjang jari tangan, no no no. Kaos itu bakalan melar tak terkontrol. 


4. Kaos polos berbahan halus dan mudah dirapikan

Syukur-syukur bisa dapet kaos yang kaya gini. Kaos kan umumnya berserat katun, jadi pasti lecek-lecek dikit. Kalo mau ga gampang lecek ya cari yang berbahan katun campuran dengan polyester seperti CVC (lebih banyak katun daripada polyester untuk tetap menyeral keringat).

Atau, cari yang berlabel : WASH AND WEAR. Itu sudah pasti anti kusut karena saat finishing sudah diberikan treatment khusus, sehingga memungkinkan abis cuci langsung pake. 

Atau, saat menjemur pakaian, usahakan mengibaskan sebelum digantung dengan hanger kemudian dirapihkan sehingga ketika kering dalam keadaan tidak kusut. 

Gitu aja sih, tips dari saya tadi bisa juga kok diterapkan untuk kaos kaos lama yang masih layak pakai, supaya makin lama usia pakainya.

Siap Lebaran pake kaos? Hayo atuhlah. 


Be First to Post Comment !
Post a Comment

Terimakasih kunjungannya. Komennya dimoderasi. Semua komen saya baca Dan akan segera saya kunjungi balik :)