Ratu de Blog

queen-ing, washing then blogging

Tuesday, November 14, 2017

Kiat Belanja dengan Memanfaatkan Promo Akhir Tahun Agar Lebih Hemat

Weheartit

Aloha!

Time flies fast! Udah akhir tahun aja ya. Udah November!!! 
Ga dimana2, akhir tahun waktu yang ditunggu2 oleh shopaholic. Biasalah, karena pergantian tahun, semua toko mau offline maupun online pada kasi promo akhir tahun.

Selain ngabisin stok, juga untuk menjaga perputaran uang supaya modal ga terlalu lama ngendap jadi barang. 
Nah, promo ini bisa ngasih manfaat banyak buat kita loh. Eh tapi sebelum belanja, marilah kita berdoa agar bonus akhir tahun segera turun dan simak tips berikut, sehingga kita bisa belanja hemat di promo akhir tahun. Eh gimana?! Hehehehe. 

#1 Belanja di hari tertentu.

Hal tersebut disebabkan di beberapa tempat tidak hanya di situs jual beli online terpercaya namun juga di toko konvensional atau toko offline. Toko offline biasanya memberikan promo saat Rabu hingga Jumat karena hari tersebut ada cuci gudang dan diskon sehingga harga barang yang dijual tersebut menjadi lebih murah dan kita bisa membeli lebih banyak barang. Selain hari tersebut, kita juga bisa berbelanja saat hari kerja, awal pekan ataupun di pagi hari. Saya banget nih. Saya malahan menghindari wiken, karena kayanya wiken tanggal berapa aja kok ya jalanan macet aja. Seperti tiada tanggal tua lagi. Hmmm mereka gajian tiap hari ya?? :D


#2 Pakai kode kupon.

Ketika akhir tahun, tidak sedikit orang yang menggunakan voucher promo akhir tahun yang diberikan oleh perusahaan atau toko yang menjual produk tersebut. salah satu promo di akhir tahun yang paling ditunggu adalah saat harbolnas. Hari belanja online nasional tersebut diikuti oleh lebih dari 100 toko online yang ada di Indonesia dan memberikan berbagai macam promo seperti potongan harga. Dari kupon yang diberikan tersebut, kita bisa menggunakan voucher yang diberikan tersebut untuk berbelanja sehingga pengeluaran kita bisa lebih hemat.


#3 Gunakan reward yang ditawarkan oleh penerbit kartu kredit ataupun reward dari perusahaan atau tempat yang menjual produk tersebut.

Misalnya kalau membeli 3 item maka akan mendapatkan 5 item. Sedangkan reward yang diberikan oleh penerbit kartu kredit hanya bisa dipergunakan di merchant yang bekerja sama dengan penerbit kartu kredit tersebut. Ada juga reward yang diberikan hanya untuk orang yang memiliki kartu member sehingga jika memiliki kartu member tersebut, kita bisa memanfaatkan untuk mendapatkan potongan harga di promo yang diberikan saat akhir tahun.


#4 Gunakan aplikasi perbandingan harga.

Cara tersebut bisa membantu kita yang labil dan galau ragu untuk membeli barang tertentu yang ada di supermarket atau di marketplace yang ada di Indonesia yang umumnya memiliki harga yang beragam mulai dari harga yang murah hingga yang mahal. Dengan cara tersebut kita bisa mengetahui mana tempat yang memiliki harga produk yang termurah dan mana yang harganya termahal.


#5 Waspadai harga dinamis yang biasanya diterapkan oleh pedagang online.

Harga tersebut berbeda untuk masing-masing pelanggan yang berbeda yang bisa sesuai dengan lokasi tempat berbelanja atau membeli produk tersebut, history, serta permintaan produk.


Untuk mendapatkan harga yang wajar saat  berbelanja atau menggunakan promo akhir tahun tersebut, caranya adalah:

  • Menghapus cookie dan browsing dengan tujuan untuk menghentikan pelacakan yang dilakukan oleh pihak besar retail. Harga bisa semakin naik jika cookie dan history browsing semakin banyak.
  • Sign out dari email ataupun media sosial agar tidak terlacak oleh admin dari media sosial atau platform yang lainnya.
  • Beralih ke mode penyamaran atau menggunakan browsing online anonim yang sesuai panduan browser dan pilih situs lokal dengan akun lain agar  dapat memonitor.
  • Jangan lupa untuk bandingkan sehingga kita bisa mendapatkan produk dengan harga yang terjangkau.


Siap borong???


Tuesday, November 7, 2017

5 Hal Penting Sebelum Memakai Kaos Polos

http://polos.co.id/

Aloha!

Sekarang jamannya serba minimalis, orang banyak yang kembali ke hal yang simple, seperti halnya banyak yang kembali ke kaos polos.

Memiliki beberapa item kaos polos di dalam lemari pakaian, mungkin menjadi salah satu di antara banyak orang yang gemar mengoleksi item fashion yang satu ini. Jika dibandingkan dengan jenis atasan lainnya, kaos polos memang terbilang menjadi yang paling mudah untuk dipadu padankan dengan berbagai jenis bawahan sekaligus. Hal ini menjadi salah satu alasan, mengapa kerap banyak orang menjadikan atasan yang satu ini sebagai item fashion favorit mereka.

Modelnya yang simpel dan juga nyaman ketika digunakan, membuat kaos polos disukai oleh banyak orang. Untuk penampilan yang maksimal, pastikan kamu bisa memilih dan mengenakan kaos polos yang tepat dan sesuai untuk semua kebutuhan penampilan kamu.


Berikut ini adalah beberapa hal yang penting untuk kamu cermati saat akan memilih dan memakai kaos polos:

Warna

Meski polos dan tidak memiliki motif apapun, pemilihan kaos yang akan kamu pakai tetaplah harus mempertimbangkan warna. Bukan hanya warna kaos itu sendiri, namun warna padanan yang akan kamu kenakan bersamanya juga. Warna akan sangat memegang peranan yang besar di dalam setiap penampilan, itulah mengapa sangat penting untuk memilih warna-warna yang tepat di dalam setiap penampilan kamu. Selalu sesuaikan pilihan warna kaos kamu dengan warna padanannya (bawahan), agar satu sama lainnya tidak bertabrakan. Menggunakan warna senada mungkin akan terlihat elegan, misalnya: jeans hitam dengan kaos polos hitam. Namun untuk beberapa warna berbeda, padanan seperti ini bisa saja menjadi “malapetaka”, misalnya: celana kulot panjang berwarna hijau dengan kaos polos hijau pada atasannya.

Ukuran

Ukuran kaos polos yang akan kamu gunakan juga harus disesuaikan dengan bawahan yang akan kamu pilih. Hal ini juga sangat penting untuk dicermati, selain menyangkut tingkat kenyamanan kamu ketika memakainya, ukuran kaos ini juga akan membuat penampilan kamu menjadi lebih menarik. Untuk bawahan flare skirt ataupun celana baggy, sebaiknya gunakan kaos polos yang pas / ketat di badan, agar penampilan tidak terlihat penuh dari atas hingga ke bawah. Sedangkan untuk skinny jeans ataupun hot pants, pilihan kaos polos yang longgar bisa dipertimbangkan.

Bahan

Bahan kaos yang kamu gunakan tentu akan sangat mempengaruhi tingkat kenyamanan kamu ketika memakainya. Pilihlah kaos yang terbuat dari bahan yang nyaman, seperti cotton combed 20s atau cotton combed 30s yang dapat menyerap keringat dan tidak terasa panas saat digunakan.

Model

Kaos polos juga memiliki banyak model yang bisa kamu jadikan sebagai pilihan, sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan berbagai penampilan yang berbeda. Model polo shirt atau raglan shirt adalah beberapa model kaos polos yang cukup banyak diminati, sebab bisa memberikan kesan yang berbeda pada penampilan. Model kaos yang berbeda-beda ini akan membuat penampilan kamu tidak akan membosankan.

Padanan

Dengan atasan apa kamu akan menggunakan kaos polos? Hal ini juga patut untuk dicermati dengan baik. Padanan yang tepat akan membuat penampilan menjadi lebih maksimal, meski hanya menggunakan kaos polos saja sebagai atasannya. Bukan hanya bawahannya saja, sesekali kamu juga bisa memaksimalkan penampilan kamu dengan tambahan kemeja atau jaket denim yang menarik. Padu padan yang tepat akan membuat kaos polos terlihat berbeda dan lebih menarik ketika digunakan. Jangan takut untuk mencoba penampilan yang berbeda dengan koleksi kaos polosmu, sebab ini bisa saja memberikan penampilan yang lebih menarik dan terlihat baru.

Kalo kamu suka kaos polos warna apa?

Friday, October 27, 2017

JANGAN NONTON FILM MY GENERATION, KALO KAMU…



Kira kehidupan begitu indah bagai dongeng yang damai, tentram akan berakhir bahagia selamanya,

Berharap segala sesuatu serba ideal, dimana orang akan  mengikuti semua peraturan dan norma yang ada tanpa ada pertentangan sedikitpun,

Shock sama rambut warna warni yang sedianya hanya ada di film kartun ataupun manga,

Ga pernah ngerasa muda, dan kzl dengan kelakuan remaja zaman now.

Ada lagi yang mau nambahin? Sok atuh nambahin di kolom komen, tapi yang sopan ya hahahaha, karena semua komen yang masuk, saya moderasi. Hihihi.

Adalah sebuah film yang akan tayang di bioskop tanggal 9 November 2017 tentang remaja zaman now. MY GENERATION. 

Film yang disutradarai Upi yang terkenal dengan karya terdahulunya yang controversial namun ada hikmah dibalik semuanya. Pastilah, segala hal yang positif dan negatif selalu ada hikmahnya. SETUJU?

Untuk menonton film ini diperlukan Viewer Discretion ya, karena mungkin ada sebagian scene-scenenya yang agak vulgar dan agak hedon. 

Tapi, kita ga bisa menutup mata juga sih, scene tersebut DOES EXIST di kehidupan nyata. Ga percaya? Sok atuh lah di explore searc instagram, ada banyak poto-poto yang ga beda-beda jauh. 

Menurut Sutradara Upi saat peluncuran Official Trailer dan Poster Film My Generation bersama IFI Sinema, 10 Oktober 2017 lalu, di Jakarta, Film ini telah melalui riset social media listening selama 2 tahun dan pengerjaan filmnya sendiri selama 1 tahun.
“Untuk film ini, saya melakukan riset intensive, dimana saya melihat komunikasi yang terjadi pada generasi jaman milenials, bahkan untuk beberapa dialog yang mengambil dan memasukkan percakapan anak milenials di social media, sehingga dialog ataupun karakter di film MY Generation ini benar-benar sesuai dengan gaya bahasa dan tren anak muda jaman sekarang”
Jadi, bukan semata-mata karangan si Sutradara ya temans. 

Film My Generation bercerita tentang perjalanan 4 anak remaja milenials yang sedang membuktikan kepada guru, orangtua, dan teman-temannya di sekolah bahwa mereka punya sesuatu yang bisa dibanggakan.

Sayangnya prestasi yang mereka banggkan justru menjadi pemicu jatuhnya Zeke, Konji, Suki dan Orly ke jurang menyedihkan. Dalam keadaan yang tidak menguntungkan, mereka malah terbawa ke sebuah petualangan seru yang tanpa disadari mengajarkan mereka akan pentingnya nilai-nilai hidupan.
Pemicunya sepele, hanya gara-gara video mereka tidak jadi pergi liburan. Tidak sepele juga sebab konten video mereka berisi sebuah protes terhadap guru, sekolah, dan orang tua yang menjadi viral.

Yayaya… kadang yang viral itu selalu ada konsekuensinya, siap di bully dan dipuji. Betul begitu? Ga Cuma anak remaja yang menerima perlakuan itu, berlaku untuk setiap netizen. 

Btw, film ini dibintangi para aktris dan actor baru loh. Siapa aja, here they are :


Bryan Langelo sebagai Zeke. 

Pemuda Rebellious juga easy going yang loyal kepada sahabatnya. Memiliki konflik dengan kedua orangtuanya hingga komunikasi mereka terputus. Anggapan Zeke bahwa orangtuanya tidak mencintainya dan tidak menginginkan keberadaannya menjadikan pemuda ini memendam luka dalam. PR Zeke di film ini berani membuka pintu komunikasi dengan orang tuanya.

Aryo Vasco sebagai Konji

Pemuda polos yang mengalami pubertas yang ditekan oleh aturan orangtua yang kolot dan over protective. Sementara itu Konji menemukan kenyataan bahwa orangtuanya melanggar aturan yang dibuat sehingga KOnji merasa perlu mempertanyakan moralitas mereka.

Alexandra Kosasie sebagai Orly

Perempuan kritis, pintar, dan berprinsip yang sedang mengalami masa pemberontakan akan kesetaraan gender. Ketika Ia berusaha membuang label negatif terhadap perempuan, Ibunya yang single parent diketahui melakukan hubungan dengan pria yang usianya lebih muda.

Luthesa sebagai Suki

Perempuan cool yang tidak-PD-an terhadap lingkungan sekitar. Ditambah lagi sikap negatif orangtuanya yang semakin membenamkan diri dalam kekrisisannya.

Keempat bintang baru ini akan berhadapan dengan aktris dan actor senior seperti Tyo Pakusadewo, Ira Wibowo, Surya Saputra, Joko Anwar, Indah Kalalo, Karina Suwandhi, dan Aida Nurmala.

Yah namanya remaja, begitulah. Kadang ortu mikirnya nakal, susah diatur, endebre endebre. Padahal ortu pernah muda juga, pernah nakal juga, pernah mau membuktikan sesuatu ke ortunya juga. 

Cuma bedanya ortu udah makan asam garam kehidupan, jadi udah tau kalo begini konsekuensinya ada, kalo begitu apa konsekuensinya. Makanya jangan heranlah kalo kita sebagai ortu mungkin dianggap sok pinter (padahal mah experienced) karena ngasih ceramah blablabla. Maksud ortu ya pasti baik, Cuma kadang penyampaian yang kurang kekinian. Hehehe *curhat ortu zaman past* 

Kalo kata entah siapa, anggap aja anonym, bahwa remaja zaman now itu harusnya diperlakukan sebagai teman, kadang ditarik kadang diulur. Terlalu ditarik/dikekang, dia kabur. Terlalu diulur, dia lepas. Hahaha. Buah simalakama ya kalo jadi ortu. Makanya susah lah jadi ortu, jangan dikata gampang :p. 

Anyway, masih penasaran seperti apa filmnya, soklah dilihat teasernya. 


Balik lagi ke individu, aturan main keluarga masing-masing bagaimana menyikapi beberapa adegan yang mungkin agak-agak zaman now. Segala sesuatu pasti ada pro kontranya, tinggal gimana kita menyikapinya aja. Kita sebagai filter untuk semua informasi yang sedemikian derasnya. Oceh?

Kalo saya sih nyaranin, kalo mau nonton, nonton bareng aja sama anak remajanya, dampingin selalu anak-anak sehingga kalo mereka mau diskusi, kita (ortu) siap menjawabnya. Mending nanya ke yang berpengalaman kan daripada nanya ke orang yang berpotensi salah dan masih training? :p