Thursday, August 25, 2016

Konsep Rumah Minimalis yang Nyaman

11 comments:
source : urbanindo.com

Aloha!
Demi apa hayo saya sekarang jadi terus2an membahas tentang rumah?
Demi membakar semangat untuk segera pindah ke rumah minimalis yang sudah 3 tahun dicicil dan belum ditempati. Hahaha.
Bukan, bukan ingin mengubah branding dari blogger yang hobi mencuci menjadi blogger properti :D

Jadi, berhubung harga tanah, pajak, iuran pemeliharaan lingkungan semakin tinggi, dan harga semua-muanya juga ikutan merangkak naik, otomatis yang berbau minimalis, makin diminati khalayak ramai, termasuk saya.
Iya, rumah yang saya cicil itu rumah minimalis. Serba minimalis. Baik dari luas tanahnya dan luas bangunannya.

Sebenernya sih, definisi nyaman itu relatif ya, tergantung si pemilik. Kalau masih blank juga, hmm coba browsing gambar2 desain rumah minimalis pengembang ternama, pasti nanti keluar komentar seperti :
"ah itu dapurnya terlalu kecil, ga cukup untuk saya yang bertekad ikutan masterchef"
"saya ga suka sama desain itu, lahan sisa di belakang rumah ga cukup untuk membuat kolam renang standar olimpiade"
Ya itu cuma perumpamaan aja sih. Maksudnya, setelah melihat contoh, pasti ada yang kurang berkenan atau kita merasa kurang nyaman. Nah dari situ bisa di list, konsep rumah minimalis yang seperti apa yang membuat kita nyaman tinggal di dalamnya.

Kalau mau membangun rumah minimalis dari awal, sejak peletakan batu pertama, juga bisa. Malahan bisa lebih mengakomodir keinginan si empunya rumah. Tapi perlu dipertimbangkan bahwa membangun dari awal itu biayanya tidak sedikit. Sebelum melakukannya, bisa dilakukan perbandingan dengan cara bertanya kepada orang-orang yang sudah membangun rumah minimalisnya dari awal, tentang apa saja kendala serta biaya-biaya tak terduga bahkan sampai minta rekomendasi kontraktor.

Kadang meski namanya rumah minimalis, biaya pembangunannya malahan maksimalis. Syukur-syukur dana yang tersedia melebihi dari Rincian biaya yang sudah disusun, asal jangan sampai rumahnya minimalis tapi perlengkapan rumahnya serba wah lalu dana tidak mencukupi. Bisa keburu ilfil nempatin rumah minimalisnya. Intinya, membangunlah sesuai dengan kemampuan, ga usah memaksakan diri, apalagi supaya dianggap 'lebih' oleh tetangga sebelah :D.
Ada yang menganggap rumah yang nyaman itu adalah bagaimana mengkonsep ruangannya dan bagaiman mengatur sela-sela rumah anda agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Seperti misalnya membuat taman kecil di depan dan belakang rumah sebagai penghijauan yang juga bisa memberikan sirkulasi udara yang lebih baik dibandingkan dengan rumah yang tertutup pondasi di semua lahannya. Jangan lupa mempertimbangkan pemeliharaannya juga. Kalau malas, bisa menggunakan tanaman imitasi :D
Untuk membangun rumah minimalis yang nyaman adalah anda perlu mencari pemborong yang terpercaya dan bisa memberikan waktu yang tepat untuk menyelesaikan project rumah. Pastikan kita memiliki beberapa referensi pemborong baik itu saran dari teman anda atau anda temukan jasanya di internet. Perluas jaringan komunikasi ke beberapa toko bangunan untuk dapat mengetahui informasi terkait harga material terkini supaya perhitungan biaya untuk pembangunan rumah anda menjadi jelas. Jangan lupa sebelum menggunakan pemborong, pertimbangkan juga plus minus nya jika dibandingkan dengan membangun rumah menggunakan tukang yang kita tentukan sendiri dan berbelanja kebutuhan material sendiri.

Jadi, kalo saya sih rumah minimalis yang nyaman itu yang sirkulasi udara yang lancar dan cukupnya sinar matahari di semua ruangan, yang artinya bakalan banyak bukaan pintu atau jendela di setiap ruang.

Kalo kamu, hal di rumah apa yang membuat kamu nyaman?