Ratu de Blog

queen-ing, washing then blogging

Thursday, June 22, 2017

Notebook ASUS Eeebook E202 Menjawab Kegalauan Saya


Aloha!

Yang baru mampir kemari, mari saya perkenalkan diri dulu.
Saya, Ratusya, ibu beranak 2, keduanya balita, no nanny, no ART. Saya juga blogger, meskipun cuma blogger curhatan sih. Hihihi. Intinya saya senang bercerita tentang apa saja dan harus didokumentasikan.

Jadi full IRT (Ibu Rumah Tangga) ga gampang, semua muanya dikerjain sendiri, semampunya, sesempetnya. Yah tiada IRT yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah semata *curhat. Hahahaha.

Jadi blogger juga ga gampang, kadang banyak bahan dikepala untuk jadi beberapa blogpost, eh ga ada waktunya. Kadang mendekati deadline, eh ga punya bahan. Kadang ada waktunya, eh gadgetnya ga mendukung.
Jadi IRT dan Blogger, ga gampang, KUADRAT.

Saya biasa bikin blogpost disela waktu menyusui di siang hari. Sembari nyusuin, sembari tiduran, sembari ngetik draft untuk blogpost, di note HP. Syukur-syukur pas selesai draft, pas selesai nyusuin. Tapi mah seringnya, menyusuinya waktunya jadi ga terbatas, alias saya ketiduran juga. Atau belom selesai ngedraft, inget belum masak nasi, belum cuci piring. Buru-buru beranjak ngerjain ini itu, dan lalu lupa sama draft blogpost tadi.
Ya itu baru salah satu contoh mengapa nulis blogpost itu effortnya luar biasa buat IRT macem saya.

Meski HP saya lumayan mumpuni, tapi tetep aja berbatas kemampuannya. Saya butuh notebook yang oke untuk IRT+Blogger macem saya.

Saya bener-bener baru bisa 90% konsen ngeblog disaat anak-anak sudah tidur, minimal jam 9 malam keatas. Itupun ga bisa jauh-jauh dari lokasi mereka tidur, ya di dalam kamar juga. Yang artinya, sebisa mungkin kalo mau beraktivitas, ya jangan berisik. Kalo ngetik di HP harus mode silent tanpa vibrate. Ya kalo mau kerja pake notebook harus yang noise-free seperti Asus Eeebook E202 karena notebook ini fanless. Kan kebanyakan notebook lainnya berisik karena bunyi fannya, ahaaa notebook ini FANLESS!
Okeh juga dipake di perpus yang mendukung suasana sunyi senyap atau ditinggal tidur semaleman sembari download episode TV Series BEFORE AND AFTER nya make over rumah ala Jepang untuk ditonton di saat luang sambil selonjoran kaki.



Ya namanya ibu-ibu rempong banged. Kemana-mana kalo pergi, ya bawa tas bayi yang isinya popok, tisu basah, baju ganti, susu, endebrei endebrei. Itu kalo misalnya pergi ke event blogger atau pelatihan ibu-ibu calon entrepreneur bawa pasukan lengkap (ya bapaknya, ya anak-anak).

Kalo berangkat ke event blogger sendirian, hmm sama juga sih bawa tasnya, tas itu juga (males mindahin barang ke tas lain) atau tas yang muat banyak seperti tas tote. Ga afdol aja kalo pergi cuma bawa tas clutch macem tas kondangan.

Otomatis kalo bawa perangkat macem notebook harus yang handy, simpel, minimalis. Ukurannya harus sesuai bisa masuk ke tas perlengkapan tempur bocah atau tas tote biasa. Pas banget kaya laptop Asus Eeebook E202, beratnya hanya 1,21kg dan ga lebih besar dari A4 (193 x 297 mm). Emejing...!!!



Ya ibu-ibu mah senengnya yang warna-warni, ga heran kan kenapa perlengkapan plastik sejuta umat itu selalu dinanti keluaran warna terbarunya.
Notebook Asus Eeebook E202 juga stylish dan modis loh, notebook ini hadir dalam versi Windows 10 dan juga DOS ini tersedia dalam pilihan warna Silk White, Dark Blue, Lightning Blue dan Red Rouge.

Aaahhhh warna Silk White nya cucok banget dipajang di rumah baru saya yang temanya monokrom black and white. Saya suka, suka, suka.



Ibu-ibu pake notebook untuk apa? 

Untuk ibu-ibu kekinian macem saya, biasanya sih untuk bikin laporan keuangan bulanan, dokumentasi lainnya, print DIY, bikin sketsa rumah 3D, nonton youtube, browsing perabot ala ikea XD.

Kalo sebagai blogger, pake notebook untuk apa aja?

Selain fungsi cek imel, ngedraft tulisan, browsing, update sosmed yang bisa dilakukan di HP, ada beberapa kegunaan notebook untuk blogger. Kalo saya biasanya beralih ke notebook untuk :

1. Job Content Placement. 

Plis plis lah saya jangan dibully karena terima job CP. Hahahaha. Kenapa harus dikerjain di notebook? Sini saya kasitau, kalo terima job CP paling cepet buka filenya pake aplikasi Docs lalu tinggal dikopi, paste di draft blog. Semudah itu, segampang itu!

Karena kalo di HP entah kenapa aplikasi Docs keseringan ga bisa kopi paste semua-muanya (gambar + teks) ke draft blogpost.

Kan enak banget, tinggal kopi paste ke draft (gambarnya sih terutama, supaya ga nyari gambar lagi) trus edit kata-katanya, klik publish. Selesai. Itu enaknya job CP. hahahaha.

2. Laporan job blog bulanan.

Karena bikin excel pake HP, ampyunn kecil-kecil banget kolomnya, ga bisa ngefreeze kolom, dsb.
Ya namanya juga aplikasi office versi lite nya ya, pasti lebih optimal di versi desktopnya dong.

3. Media kit blogger dan proposal kerjasama. 

Nah ini yang belom kesampean, karena saya lebih nyaman bikin format dalam bentuk powerpoint (.ppt) dan ribed banged bikin di HP. Padahal katanya, kalo udah punya media kit ini keliatan jadi blogger profesional banget loh dan fee berlipatganda. *beneran harus bikin kalo punya Notebook Asus Eeebook E202!

4. Infografis pemanis blogpost.

Nah ini apalagi. Udah bertanya sana-sini sama jago infografis, bikin infografisnya pake apa? Pake picmonkeys, pake canva. Udah saya coba semuanya, ga optimal banget bikin pake HP. Huhuhuhu, berderai airmataku.

5. Invoice job. 

Beberapa klien minta invoice print out bermaterai dan tandatangan basah. Ya otomatis harus dibikin dulu invoicenya. Bisa sih bikin invoice pakai aplikasi di google play, namun ga custom dan apa adanya. Ya bikin dulu sebentar pake notebook, lalu print. Kenapa ga print langsung dari HP? Karena printer wireless via bluetooth itu muahal, kakak. Huahahahaha.
Jadi mendingan ditransfer/bikin dulu di notebook lalu diprint pake printer biasa.

Dan... notebook Asus Eeebook E202 menjawab kegalauan saya sebagai IRT dan blogger. 


Notebook Eeebook E202 berukuran 11.6 inch, ga terlalu kecil, ga terlalu besar. PAS! Bakalan muat di tas perlengkapan tempur berisi barang bocah maupun tas tote.

Keyboard notebook Eeebook E202 nyaman banget, dengan desain one-piecce chiclet keyboard membuat pengalaman mengetik sangat berbeda, dengan jarak antar keyboard 1.66mm membuat pengetikan semakin nyaman dan kokoh, bahkan tahan sampai 10 juta kali pengetikan.

Itu artinya, pake notebook ASUS Eeebook E202 ga perlu lagi keyboard wireless. Soalnya suami saya pake notebook dan ga suka sama keyboard bawaan notebooknya, akhirnya beli keyboard wireless tambahan. Ahahaha. Jangan ditiru ya.


Notebook ASUS EeeBook E202 memiliki touchpad yang sangat responsif, ukurannya 36% lebih besar dibandingkan touchpad pada laptop sejenis yang berukuran 11.6 inch. Udah gitu ada Smart Gesturenya pula, anggap aja touchpad = layar touch screen HP, sama fungsi dan gerakannya. Makin sedikit kan PR adaptasi notebook baru? Iyes banget.





Untuk browsing yang lebih cepat dan smooth, ASUS EeeBook E202 berteknologi Wi-Fi terbaru 802.11ac yang memiliki kecepatan hampir tiga kali lipat dari 802.11n, sangat cocok saat browsing, download, serta streaming video. Nah, kerjaan saya sebagai blogger jadi lebih ringan, kan? Saya ga perlu lembur sampe waktu saur kalau pekerjaan per-blog-an bisa segera diselesaikan.




Dengan kebutuhan multitasking banyak aplikasi, notebook ASUS EeeBook E202 disenjatai dengan Intel® processor terbaik hemat daya yang menawarkan masa aktif baterai hingga 8 jam dengan memberikan kapasitas performa dalam berkomputasi khususnya pada saat berselancar di web, menonton video, proses pengetikan, dan multitasking sehari-hari.
Aseekk, ga ada lagi ngehang-restart notebook lagi ketika blogwalking sembari ngedraft,
sembari bikin laporan,
sembari bikin proposal,
sembari bikin infografis.


Urusan transfer data dari gadget satu ke yang lainnya? Tenang aja... notebook
ASUS EeeBook E202 dengan HDD 500 Gb memiliki dukungan beberapa USB port, sebuah micro HDMI port, dan slot MicroSD yang tersedia.
USB 3.1 tipe C ini sangat menghemat waktu karena kecepatan transfer USB 3.1 ini lebih cepat 11x dibandingkan USB 2.0 dan dapat dicolok dengan berbagai arah dengan colokan reversible setiap saatnya.



Mau skype-an sama klien luar negeri? ASUS EeeBook E202 memiliki fitur 2 kualitas audio yang terbaik, speaker yang menghadap depan dapat langsung Anda nikmati baik untuk video dan musik setiap hari. Memungkinkan informasi yang disampaikan klien tidak mengalami noise dan dapat diterima dan dicerna lebih baik.


Teknologi notebook Eeebook E202 ini ga jauh beda sama teknologi canggih disemua HP ASUS loh.
Teknologi ASUS Splendid dengan system vivid, akurasi warna secara otomatis disesuaikan dengan display setting optimal untuk semua gambar yang ada. Hasil yang lebih kaya, warna yang lebih dalam, dan tampilan yang luar biasa baik pada saat menikmati video dan film, ataupun pada saat melihat-lihat foto.


Teknologi ASUS Sonicmaster– yang dikolaborasikan dengan ASUS Golden Ear team menciptakan sebuah teknik engineering yang presisi dengan software yang difungsikan untuk mengantar suara yang berbeda dari kebanyakan laptop yang ada pada saat ini, dengan suara yang lebih dalam dan bersih, walau di volume suara yang tinggi.



Eh iya, harganya terjangkau banget untuk ukuran notebook dengan sejuta kecanggihan, mulai dari 3jutaan aja.

Jadi, gimana nih ibu blogger, udah dapet kan rekomendasi notebook okeh untuk menunjang aktivitas keseharian sebagai ibu dan blogger sholehah nan produktif?

Blog Competition ASUS E202 by uniekkaswarganti.com

Sumber : Asus.com
Tuesday, June 20, 2017

Sahabat Sehatea, Dulu Rese Sekarang Bikin Awet Muda


Aloha!

Ngomong2 tentang sahabat, saya punya cerita tentang sahabat.
Saya ingat beberapa tahun lalu, setelah saya menikah dan belum dianugerahi keturunan, saya mulai intens bertemu dengannya. Seorang gadis kecil, murid TK bernama Salfa.
Iya, saya sama sekali ga suka anak kecil. Saya ga suka anak kecil karena anak kecil itu rese, menyebalkan, mau menang sendiri, dan sejuta alasan lainnya. Hahahaha, ya mungkin kata Tuhan, gimana mau jadi ibu kalau si calon ibunya aja ga suka anak kecil?
Dan lalu, setiap hari saya harus bergaul dengan si anak kecil ini. Oh yes, dia sama seperti bayangan saya tentang anak kecil.
Hahahaha.

Tapi, setelah setiap hari saya berinteraksi, mengatur emosi, mengatur sikap, perlahan saya mulai mengerti dengan semua ke-rese-an anak kecil dan pola pikir mereka yang ya memang apa adanya. Perlahan rasa motherhood saya mulai tumbuh dan gak lama setelah itu, Allah memberikan amanah kepada saya untuk hamil.
Kami sekeluarga bersukacita dengan kehamilan itu.

Salfa menemani saya setiap hari, dengan keriangannya dan sedikit kereseannya. Hahahaha. Sampai saat dimana saya harus merelakan kehamilan saya diakhiri karena sudah terjadi pembukaan jalan lahir di usia 5bulan kehamilan saya. Kita semua berduka, begitu juga Salfa. Dia mendampingi saya melewati hari-hari sesudahnya dengan keceriaannya.

Setahun kemudian, saya tahu saya hamil kembali saat menjemputnya di sekolah barunya, SD. Dia juga ikut bersukacita akan kehadiran calon keponakannya. Antusias untuk mengajaknya bermain jika si bayi sudah besar, antusias untuk mengasuhnya.
Dan, perlahan si gadis kecil yang dulu rese, menjelma menjadi sahabat saya dan anak-anak saya.

Perkenalkan, Salfa, adik ipar saya yang akan masuk SMP dan beranjak remaja. Perbedaan umur sekitar 20 tahun mewarnai persahabatan persaudaraan kakak dan adik.
Ya namanya sahabatan dengan rentang usia yang cukup panjang memaksa saya untuk lebih mendengarkan curhatannya dibanding saya curhat. Ya gak papalah ya, yang penting kadang saya dibantu ngasuh anak-anak saya saat saya cukup kewalahan. Dia dengan senang hati mengajak bermain keponakannya.

Kedekatan kami kadang melunturkan batas saat bercanda satu sama lain. Saya ingat saat hamil Andini, saya ngidam makanan yang panas yang masih berasap, seperti nasi yang baru matang lengkap dengan asapnya. Namanya orang hamil, saya bilang itu nasi hangat dan adik ipar saya, Salfa, berkelakar, "iya, situ bilang anget, bibir kita melepuh...".
Saya ngakak sepuasnya.

Saat saya curhat mengenai postur tubuh saya setelah saya melahirkan, dia dengan enteng menganjurkan saya untuk diet sehat atau menginformasikan produk diet terbaru dari salah satu channel home shopping. Saya mah cuma senyum dan menanggapinya selintas lalu.

Sampe, kemudian dia mengemukakan ide mengonsumsi teh hijau untuk diet saya. Saya cuma komen, "HAH?"
Masa sih ngaruh?

Dia maksa saya untuk nyoba ngeteh sehat dengan #Sehatea Teh Hijau Kepala Djenggot. Saya bengong dan nanya, "KENAPA HARUS KEPALA DJENGGOT?"


Ya karena teh hijau, ya jagonya cuma Kepala Djenggot.
Begitu katanya, itu berdasarkan kata mertua saya (ibunya) dan dikopi paste sesuai dengan intonasinya.

Selain khasiat Teh hijau untuk menurunkan berat badan, teh hijau juga berkhasiat mengurangi kolesterol, memperlambat penuaan, mengelola diabetes dan hipertensi.
Saya paling suka yang memperlambat penuaan. Hahahaha.

Ya demi menghargai pendapatnya, saya nyobain lah ngeteh ala ala orang Inggris pake Teh Hijau Kepala Djenggot. Eh iya, enak juga ya rasanya.


Akhirnya, setiap kali saya mau ngeteh hijau, saya pasti panggil dia untuk ikut serta sembari chit-chat ringan tentang apa aja. Hahaha. Ya gitulah, serunya sahabat sama yang muda, jadi ikutan kebawa muda.

Kamu punya cerita sahabat sehatea apa? Share yuks.
Thursday, June 15, 2017

Mudik Forever, Mudik Selamanya



Aloha!
Asikk sebentar lagi lebaran. Yo yo yo yang mudik, yang mudik, yang mudik.
Yang selalu mudik, pasti motonya Mudik Forever, Mudik Selamanya.
Betul tidak?

Setiap tahun, tiap lebaran kayanya peminat mudik ga pernah berkurang, sehingga berita liputan kemacetan yang luar biasa pasti menghiasi breaking news disemua channel TV.
Kemacetan yang luar biasa ini mendorong pemudik mulai beralih ke moda transportasi udara yang anti macet.

Saya sebagai #SobatAviasi punya beberapa tips untuk Pemudik Mudik Forever, Mudik SELAMANYA yang menggunakan moda transportasi udara sehingga mudiknya SELAMAT, AMAN DAN NYAMAN.

1. Rencanakan Mudik Jauh Hari

Iyes, rencanakan mudik sejak jauh hari demi harga tiket dan akomodasi yang lebih ekonomis dan bersahabat. Jika membawa bayi/balita, beli kursi ekstra untuk kenyamanan ibu dan balita, meski pada akhirnya dipangku juga sama ibunya. Biasanya kalau rencana jauh hari lebih matang berbagai macam pertimbangan seperti itinerary, budget dan THR untuk keluarga di kampung halaman.

2. Persiapan Pribadi Pemudik

Perhitungkan siapa saja yang akan berangkat beserta perlengkapannya. Yang agak banyak bawaannya pasti bayi dan anak. Bayi usia 3bulan dianggap sebagai usia minimum aman untuk bayi naik pesawat. Daya tahan bayi usia minimum 3bulan dianggap sudah lebih kuat mengatasi perubahan tekanan udara. Siapkan juga earpuff jika diperlukan. Siapkan surat keterangan medis bahwa bayi  cukup sehat dan kuat untuk terbang. Jangan lupa membawa mainannya (baiknya sih non gadget untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan) untuk mengisi waktu selama perjalanan mudik di pesawat.
Ig @djpu151

3. Pisahkan barang penting untuk disimpan dikabin

Saat packing, segera pisahkan barang yang akan dibawa dikabin dan dibagasi pesawat.
Untuk laptop/tablet, dompet, kamera, sweater/selimut, stroller boleh loh dibawa dan disimpan di kabin. Usahakan membawa koper dengan warna mencolok sehingga mudah dikenali. Dimensi koper yang diijinkan dibawa ke kabin adalah 58x46x23cm (PxLxT).

Jika membawa cairan, gel atau aerosol, perlu diingat bahwa wadah cairan/gel/aerosol maksimal 100ml dan dimasukan kedalam 1 kantong plastik transparan berukuran 30x40 cm dan disegel ulang. Tiap calon penumpang hanya diperbolehkan membawa 1 kantong plastik ini dengan maksimum 1L
Jangan terlalu banyak membawa barang karena akan merepotkan kita sendiri. Tidak disarankan juga menitipkan kelebihan bagasi kepada penumpang lain.

4. Perhatikan detail di tiket

Penting banget ini. Lihat semua detail dengan seksama dan teliti untuk menghindari kesalahan pada saat check in ataupun keterlambatan penerbangan. Biasakan check in 3jam sebelum jadwal penerbangan daripada spot jantung kejebak macet, kebelet pipis, dan waktu check in semakin dekat.
Ingat 3-2-1 !
3 jam sebelum penerbangan, sudah tiba di bandar dan mengecek barang bawaan.
2 jam sebelum penerbangan, check in di counter atau di fasilitas check in online
1 jam sebelum penerbangan, pastikan sudah  berada di waiting room dan gate yang tepat.

Ig @djpu151


5. Perhatikan instruksi dari pramugari

Ketika kita berada di pesawat, maka yang harus diperhatikan dan dipatuhi adalah pesan yang disampaikan oleh mbak pramugari.

Yang mabok udara bisa mengkonsumsi obat anti mabuk, hindari membaca buku saat pesawat tidak stabil, hindari mencium aroma yang menyengat, makan minum secukupnya dan hindari kandungan asam, lemak dan minyak.

Perhatikan instruksi memakai masker oksigen saat ada perubahan tekanan udara. Segera gunakan sebelum 15detik untuk menghindari pingsan. Jika terbang dengan anak? Orangtuanya dulu dong yang pakai, baru anaknya.

Ig @djpu151

Ga ribet kan? Ayo mudik forever, mudik SELAMANYA - selamat, aman, nyaman  ;)
Safe flight #SobatAviasi :)