Ratu de Blog

queen-ing, washing then blogging

Thursday, October 15, 2020

Scarlett Pencerah Kulitmu & Harimu

 


Aloha!

Apakabar semuanya?


Semoga selalu dalam keadaan sehat. Inget loh, jaman pandemik Corona gini, sehat aja jadi tak ternilai. Jadi, tetap selalu berusaha sehat dan tetap jaga imun jangan sampe drop.


Di daerah rumah saya, sekarang udah mulai masuk musim penghujan. Minimal 2 hari sekali pasti hujan, walaupun sebelumnya panas cetar membahana menghitamkan kulit :D .


Saya adalah seorang freelance property marketing (freelance broker). Yang kadang harus berjalan-jalan di bawah panas membaranya siang untuk mencari stok atau menemani konsumen untuk survey dan melihat langsung properti. Yang paling ideal ya memang di waktu antara jam 10 sampai jam 16, karena setelah itu sudah mulai gelap bahkan ga jarang bakalan turun hujan. Agak ribet kalau survey rumah sembari hujan-hujanan. Antara males dan ribet jadi satu. Hahahaha.


Biasanya, hari kerja (antara senin-kamis) sekalian saya ke sekolah anak ambil modul pembelajaran, lalu saya mencari stok rumah. Masuk kluster keluar kluster. UV index  jam 10 akhir-akhir ini lumayan tinggi berkisar antara 9 - 10. Mungkin kalau ada tabir Surya SPF 1000++ saya mau pake. Sayangnya saat ini, tabir Surya saya masih di SPF 50++ itupun kalo ga kelupaan lantaran buru-buru terlambat ke sekolah. Ya begitulah.


Dampaknya? Kata orang yang udah lama ga ketemu saya, saya agak menggelap. Ya karena UV matahari juga karena air dipakai untuk  MCK yang katanya sangat mempengaruhi. 

Di tengah kegundahgulanaan saya akan menggelap ya kulit saya, iseng-iseng scroll timeline Instagram. Lalu ada iklan produk brightening yang beberapa waktu lalu sering muncul. Scarlett Whitening by Felicya Angelista. 


Sebenernya sih kalo belanja di Instagram agak rawan penipuan jadi saya punya beberapa tips untuk ngecek akun tersebut penipuan atau engga. 


TIPS BELANJA DI INSTAGRAM MINIM TIPU-TIPU

1. Cek di titik 3 di kanan atas, cek ABOUT THIS ACCOUNT. Kalo nama akun tersebut udah sering ganti nama, lupain aja deh belanja di akun tersebut. Akun Scarlett ini ga pernah ganti nama akun. Okey. Mulai terpercaya nih. 

2. Cek kolom komentarnya. Ambil aja salah satu post random, lalu lihat komentarnya. Kalau banyak komentar TANPA ada pembatasan komentar berarti akun beneran nih. Bukan akun jualan yang baperan, bentar-bentar membatasi komen atau ngapusin komen kalo ga sesuai di hati. Cek juga cara penyelesaian masalah dengan konsumennya di kolom komentar. 

3. Masih ragu lagi? Ya Udin cek lah di bio mereka, punya link ke marketplace ga? Kalo mereka buka toko di marketplace, silahkan cek testimoni dan rate bintangnya.

 

Tips Belanja di Instagram - akuratu.com


Kalo saya pribadi lebih suka belanja di marketplace seperti shopee, karena sekalian angkut sama belanjaan yang lainnya. Ya beda-beda kan ya, ada yang suka lewat Instagram, whatsapp, LINE, atau shopee. Untungnya Scarlett ini punya semua channel yang kita mau. 



Demi ikhtiar mencerahkan kulit, saya mencoba 3 produknya. Body Scrub, Shower Gel dan Hand body nya. 


Alhamdulillah, paketan saya sampai. Dibungkus rapih menggunakan kardus dan tiap produk diberi bubble wrap. Alhamdulillah aman, ga ada drama produk berceceran sampai di tangan. 

Okey, demi kulit lebih cerah mari kita coba ikhtiar ini selama beberapa Minggu. Saat ini sih udah hampir sebulan saya pakai produk Scarlett ini, ayo duduk yang rapih saya mau share pengalaman pake Scarlett Brigthening.


1. Scarlett Body Scrub Romansa.

Seperti namanya, produk scrub ini mengandung scrub halus berwarna putih susu untuk mengikis kulit mati. Sepengalaman saya, yang namanya scrub itu ya kasar, sehingga setelah pengalaman gosrek-gosrek badan pakai sesuatu yang kasar, maka sensasinya setelah pemakaian adalah kulit yang lebih lembut. Namun, Scarlett Body Scrub Romansa ini scrubnya halus. Agak sangsi sih bener ga sih ini scrub? Tapi tetep aja saya pakai. Dan kesannya...

Oh my... Scrubnya halus dan tidak menyakitkan tapi juga ngangkat kulit mati dan kotoran. Ga percaya? Buktiin deh pas lagi dibilas, air bilasannya itu seperti ada lapisan kerak bening. Sensasi setelah scrubbing? Kulit jadi lebih halus, lebih lembab dan lebih kenyal. 

Untuk varian Scarlett Body Scrub Romansa ini wanginya manis dan memberi efek menyenangkan. Scarlett Body Scrub Romansa ini juga mencerahkan karena mengandung Gluthatione dan Vitamin E. 

Cara pemakaiannya gampang kok. Cukup dioleskan lalu digosok-gosokkan ke kulit tubuh, diamkan sesaat sembari gosok gigi atau nyikat kamar mandi :D, lalu bilas. 

Biasanya sih saya pakai seminggu 2-3x setelah panas-panasan keluar rumah untuk beberapa urusan. Mandi pake body scrub ini juga udah cukup membersihkan tubuh kalo-kalo lagi asik-asik luluran tetapi kamar mandi digedor ada yang mau pake kamar mandi :D. 



2. Scarlett Brightening Shower Scrub Pomegrante

Dengan kemasan botol flip flop botol transparan 300 ml, keliatan jelas bentuk gel cair dengan butiran scrub biru dan pink. Karena ini merupakan produk pencerah kulit, Gluthatione dan Vitamin E juga ada dalam kandungan shower scrub ini. 

Nah kalo saya untuk mandi yang lumayan sempit waktunya tapi tetep mau ada usaha mencerahkan tubuh, pakai ini untuk mandi pagi dan sore. Pemakaiannya seperti pakai sabun biasa, dioleskan ke kulit, digosok-gosokkan sedikit karena ada scrub yang ngebantu ngebersihin kulit, lalu bilas. 

Oiya pake sabun ini, wanginya nempel terus sampai beberapa jam ke depan. Ga percaya? Buktiin sendiri deh. 

Sebotol gini lumayan awet, hampir sebulan aja ga habis-habis, padahal dipakai mandi sehari dua kali. Penasaran, sebotol gini bakalan abis dalam berapa lama ya?



3. Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Charming

Abis mandi, enaknya langsung pake body lotion, supaya lebih fresh dan wangi. Saya pakai scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Charming. Lotionnya berwarna pink muda, teksturnya ringan dan cepat meresap di kulit. Wanginya itu loh bikin jatuh cinta, seharum parfum Baccarat rouge 540. Wangiiiiiii semerbak. 

Kemasan botol pencet yang nyaman banget saya mau dipakai. E... Tapiii biasanya bisa kepencet ga sengaja lalu beleberan kemana-mana saat dibawa? Oh tentu tidak esmeralda, dibagian pencetannya bisa diputar ke kiri untuk pengunci. Bahkan ada pengalaman tambahan saat lotion ini akan dibawa, ada penyangga khusus sehingga tidak akan bisa tertekan ataupun patah karena bercampur dengan barang lain. 

Tiap kali abis mandi lalu pake lotion ini, pasti anak-anak pada nanya, "mama mau kemana wangi banget" hahahaha. Antara sindiran atau pujian atau peringatan kalau mamanya mau pergi, mereka harus ikut serta. Hahahaha. 



Alhamdulillah, produk Scarlett mencerahkan hari-hari di tengah kesibukan saya. Oiya, alasan saya mencoba produk pencerah dari Scarlett karena produk Scarlett sudah terdaftar di BPOM yang artinya sudah pasti aman untuk digunakan, ini syarat utama loh. Kalo produk kosmetik/body care belum terdaftar di BPOM udahlah bye-bye aja. Cari yang lain. 


Selain itu juga, mengandung vitamin E dan Gluthatione sebagai kandungan pencerah, pelembab dan penutrisi kulit. Produk-produk Scarlett juga tidak diujikan kepada binatang. Kemasannya pun mungil dan muat-able di dalam tas sehingga bisa dibawa kemana-mana. Harga satuan per produknya pun terjangkau, hanya Rp. 75.000. Dan tersedia produk reseller dan agen bila kita puas dan ingin berbagi pengalaman produk pencerahan yang telah terbukti. 



Lalu gimana pengalaman saya menggunakan produk pencerah Scarlett ini? Suka banget dan bakal terus pake produk ini karena saya penasaran, produk ini bakalan habis dalam kurun waktu berapa lama ya? 


Untuk efeknya ke kulit saya sih, masih dalam proses pencerahan. Ya namanya tiap orang metabolismenya berbeda-beda, tentu efeknya di saya juga ga langsung instan, masih dalam tahap pencerahan. Tapi sejauh ini sih ga ada keluhan alergi atau keluhan lainnya. 


Kalau menurut saya, Scarlett ini serius menggarap semua produknya dari mulai semua channel sosial medianya (mau beli di channel sosmed kesukaan kita) sampai ke produknya. Sssttt selain body care, Scarlett juga punya produk untuk skincarenya loh. Cobain cek deh ke semua channel sosmednya. 


See you soon on my Brightened version :)

Wednesday, September 30, 2020

Halodoc Aplikasi Wajib Di Masa Pandemik


 

Aloha!

Apakabar?

Masih semangat dan tetap sehat + maskeran?

Semoga kita semua dalam keadaan sehat.

Amin.

Dalam masa pandemik ini, ditengah kebosanan di rumah aja, kemana-mana pake masker, sering-sering cuci tangan, nyata bahwa covid itu ada. 

Terserah kalo yang mau bilang konspirasi, kalo udah kena apakah hanya bisa bergumam konspirasi atau perlu pertolongan?

Saya bosen, anak-anak di rumah aja, ga bisa sekolah karena kondisi ini. Suka ga suka, tapi harus tetap dijalanin. 

Engap ga engap, harus pake masker. Ya begitulah kondisinya. Anggap aja kita kembali beradaptasi melawan seleksi alam. 


Kegiatan saya seperti biasa, mendampingi anak sekolah online dan mengurus rumah tangga. Ditemani oleh sahabat-sahabat saya via WhatsApp grup, dari hal ga penting, hal ringan sampe tetiba ngomongin perekonomian. Tapi ya random gitu, dengan opini masing-masing kepala. Yang sebenarnya mungkin untuk orang lain cuma ngabis-ngabisin kuota aja, tapi bagi saya dan sahabat ini merupakan terapi bicara 10000 kata perhari demi kewarasan. Hahahaha.


Hingga suatu pagi, tetiba salah satu sahabat dalam WAG tersebut ada yang bertanya tentang tes swab yang hasilnya dalam hitungan jam. Apakah....


Pertanyaan itu membatin dalam hati, karena setelah pertanyaan itu akan memancing ribuan pertanyaan lanjutan yang saya yakin, ga semua orang mau menjawabnya. 


Kembali lagi ke tes swab tadi, sebut saja marimar, bertanya dimana tes swab yang bisa ada hasil dalam hitungan jam.


Saya tidak tau, sampai salah satu sahabat lainnya, sebut saja Maria menginformasikan bahwa salah satu RS di kawasan Bekasi bisa memberikan hasil dalam hitungan jam karena suaminya pernah tes swab untuk keperluan bisnis ke Kalimantan. 



Ribuan pertanyaan di kepala saya, tapi saya bingung tentang etis atau tidaknya bertanya, sehingga saya lebih memilih untuk menyimak dengan harapan semoga tidak memperkeruh keadaan. 


Maria memberikan informasi rumah sakit yang bisa melakukan test swab dengan hasil hitungan jam dengan aplikasi Halodoc.


Saya baru tau ternyata, Halodoc mengakomodasi kebutuhan usernya sesuai dengan keadaan pandemi yang terjadi sekarang.


Sambil menyimak, saya kembali membuka aplikasi Halodoc. Terakhir saya membuka Halodoc saat gigi bungsu saya sakit di masa pandemik awal sekitar bulan Mei dan saya berkonsultasi dengan dokter gigi di jam 1 dini hari. 

Ternyata sekarang ada layanan Halodoc bertambah menjadi : 

CHAT DENGAN DOKTER, 

TOKO KESEHATAN, 

BUAT JANJI DENGAN RS.


Chat dengan dokter telah saya rasakan manfaatnya, begitu mudah berkonsultasi dengan dokter spesialis, kapan saja. 


Buat Janji Dengan RS pun ternyata sangat berguna seperti saat covid 19 semakin bertambah dengan pesat. Disaat kita mengalami kecemasan karena kondisi gejala mirip dengan para penderita covid 19, kita memerlukan RS untuk test rapid atau swab, bisa langsung membuat janji tanpa harus ngantri di RS tersebut dan memperbesar kemungkinan paparan Covid 19. 


Toko Kesehatan memberikan ita daftar obat-obatan yang saat ini kemungkinan besar kita butuhkan. Seperti vitamin, obat flu, dll berikut harganya. Praktis banget ga perlu cape-cape ke apotik.


Aplikasi kesehatan seperti Halodoc ini bener-bener membantu kita untuk memangkas waktu, tenaga dan uang untuk melakukan sesuatu. 


Kembali ke Maria, akhirnya sodaranya melakukan test swab dua kali di RS yang berbeda yang direkomendasikan oleh Halodoc dan hasilnya positif. 

Qadarullah, covid19 sampai di lingkaran terdekat kita. 

Tetap, 1000 pertanyaan masih ada di benak saya tapi saya simpan dalam hati saja. Semoga sodara sahabat saya bisa segera pulih dan beraktivitas kembali sampai vaksin Covid19 ditemukan dan segera didistribusikan secara merata terutama di Jakarta ibukota Indonesia, karena banyak kluster baru perkantoran di Jakarta setelah kembali memberlakukan WFO (Work From Office) di kebiasaan New Normal. Vaksin Jakarta mudah-mudahan bisa menurunkan kasus Covid19 secara signifikan. 


Stay safe, sahabat. Jangan bosen pake masker dan cuci tangan selalu.




Thursday, July 2, 2020

Gaun.id Praktis Banget Untuk Hunting Gaun Pengantin Sesuai Budget



Aloha!
Apakabarnya Hari ini?
Semoga selalu sehat di masa pandemik ini ya.

Lelah juga tiap hari lihat dan dengar berita covid19, bahkan anak saya yg paling besar aja sekarang nyebut korona dengan "Kovit Naintin" etdah bocah.

Kita cerita-cerita ringan aja ya.
Dimasa gabut gini, saking gabutnya (meski piring kotor numpuk, pakaian bersih juga numpuk) tetiba pikiran merefresh semua impian-impian masa lalu. 

Tetiba saya inget dengan keinginan saya dulu, mau foto prewedding pake baju bridal. Itu keinginan yang terlambat sih sebenernya. Hahahaha. Keinginan itu baru hadir sesaat setelah saya resmi menikah. Kenapa ga dari sebelum menikah? Mepet banget waktu dan dompetnya, ga ada setahun dari acara lamaran ke acara ijab Qabul. 

Akhirnya abis resmi ganti status tetiba kok saya punya keinginan itu, eh ga lama saya hamil dong. Ya kali foto pake baju bridal pas saya hamil, apa kata netizen? Dikata hamil duluan baru nikah? Mau ditaro dimana muka ini? Wkwkwkwk. 

Lalu, melahirkan, ngasuh anak, hamil lagi, ngasuh lagi, gitu aja terus sampe Upin Ipin kuliah. Lama-lama pupus juga keinginan itu, karena lama2 body pun menyesuaikan dengan kondisi hati yang selalu happy, timbangan pun happy. Tak elok pake baju bridal lagi. Apalagi baju bridal kan warnanya putih, mengexpose body banget. 
Ya sudahlah.

Ga lama, saya mendengar teman saya akan menikah di masa pandemik gini. Senangnya. Ya masa pandemik gini ga tau sampe kapan kan? Ya kalo mau nikah ya nikah aja, yang penting sah dan ga bikin kerumunan sampai kaya acara konser. 

Menurut saya, menikah di masa pandemik ini lumayan low cost ya, karena :

1. Acara intinya saja
Akad nikah/pemberkatan, pesertanya pengantin, orang tua dan keluarga beserta beberapa tetangga dekat/pengurus lingkungan. 
    
2. Dekorasi & Make up
Cukup pelaminan minimalis, mini studio foto untuk keperluan dokumentasi. Make up pun cukup untuk acara yang beberapa jam. 
Temen saya menikahkan anaknya dan pelaminan minimalis tapi tetap cantik di garasi rumahnya, yang lebarnya sekitar 3m panjang 4m. Kalau masa pandemik gini, kayanya ga perlu juga tenda heboh kaya pesta non pandemik.

3. Undangan/Pemberitahuan Acara Pernikahan
Undangan bisa dikirimkan secara online melalui sosial media seperti grup WA. Alhamdulillah banget bisa bikin sendiri, kalau ga bisa pun sekarang banyak jasa desain undangan yang mengakomodir undangan soft copy seperti ini. Ya maksud undangan ini sih sebagai pemberitahuan bahwa calon pengantin akan menikah. 

4. Konsumsi
Konsumsi acara hanya menyediakan untuk keluarga, petugas pernikahan dan beberapa saksi, ya sekitar 50-100 porsi an lah ya. Sisanya tetangga-tetangga sekitar bisa dikirimkan nasi box/paket sembako sebagai pemberitahuan acara pernikahan dan mohon doa restu. 
Ya ikhlas aja kalo ga balik modal, karena saya rasa syukuran pernikahan bukan suatu moment investasi kita untuk bisa balik modal dengan modal yang sudah kita keluarkan. Syukur-syukur mereka bisa mendoakan kebaikan dan kelanggengan pernikahan kita dan transfer angpao. Tapi, sekali lagi, anggap aja sedekah. 

5.  Gaun dan Jas Penikahan
Biasanya sih MUA akan memberikan paket rias dan dekorasi berikut penyewaan gaun dan pakaian mempelai prianya. 
Kalau ternyata koleksi gaun pengantin yang dipunyai perias tidak ada yang sreg di hati, kenapa ga coba beli aja?

Ngomong-ngomong tentang Gaun, terutama gaun pengantin, ternyata saya baru tau ada yang namanya sebuah web agregator gaun.id
Web ini menampilkan semua Macam gaun berdasarkan kategorinya, seperti Bodycon dress, dress brokat, gaun pengantin, gaun pesta brokat, dress batik, gaun dan gaun pesta. 

Gaun.id ini selain mengumpulkan semua item gaun/dress juga menampilkan harganya, sehingga bisa langsung kita bandingkan harganya dan memudahkan kita untuk mencari gaun sesuai budget.

Ya tapi kan aku cuma mau nikah sekali, berarti cuma dipake 1 kali?
Ya abis nikah, disewain aja ke periasnya dengan sistem bagi hasil. Gampang toh? Daripada udah dibeli, diem aja di dalem lemari, menuh-menuhin lemari doang. Ahahaha. 

Baiklah mari kita coba liat-liat di gaun.id ini. Entah kenapaa kok saya tertarik dengan kategori Gaun pengantin. Hihihi. Ya mungkin berkaitan dengan foto bridal itu kali ya. 

Tebak berapa harga gaun pengantin yang ada di pikiran kamu?
Kalo saya estimasi yang namanya gaun pengantin itu start dari 5 jutaan. Lalu pas saya buka di gaun.id saya langsung syok, mamennnn 500rb an aja ada. 

Lalu saya lihat-lihat foto gaun pengantinnya, sampailah ke salah satu foto gaunnya. Saya klik dan langsung redirect ke bukalapak.com ishhh gampang banget. Kirain yang jual gaun pengantin cuma di bridal-bridal mall yang harganya 5jutaan itu. 
Ini asyiknya gaun.id dia bukan toko di atas toko, hanya mencoba menghubungkan kebutuhan gaun berdasarkan kategori ke e-commerce yang lazim kita gunakan di sini. Seperti Lazada, Tokopedia, Berrybenka dll. Yang e-commerce luar juga ada sih, cuma biasanya kan orang Indonesia maunya yang simple dan familiar dengan yang kita pakai sehari-hari, lebih praktis penggunaan dan alur pembayarannya, ye kan??

Masih ga kebayang ya, nih saya kasi tau caranya. 

Nah gampang kan? Di jaman pandemik gini keluar rumah aja udah ribet, makanya saya kasi tau yang praktis-praktis aja. Cobain deh cari gaun pakai gaun.id pasti hidup akan semakin mudah.